Uji Kompetensi App Directory and Routing
Checkpoint kesiapan membaca dan merencanakan route tree App Router yang kecil dengan page, layout, nested route, dynamic segment, dan route group.
Yang dicek
- Mengecek pemahaman folder dan file route App Router
- Menyusun route tree yang menghasilkan URL sesuai kebutuhan
- Menjelaskan alasan page, layout, dynamic segment, dan route group dipakai
Isi lesson
6 blok- 1.Checkpoint: baca struktur dulu, baru menulis featureBelum selesaiWajib
- 2.QuizBelum selesaiWajib
- 3.Coding practiceBelum selesaiWajib
- 4.Writing practiceBelum selesaiWajib
- 5.Baca file conventions dari docs Next.jsBelum selesaiWajib
- 6.RingkasanBelum selesaiWajib
Checkpoint: baca struktur dulu, baru menulis feature
WajibUji Kompetensi ini memeriksa apakah kamu dapat melihat folder tree App Router lalu menjelaskan URL dan peran setiap file khusus. Kamu akan menyusun route map kecil untuk marketing page, dashboard shell, course detail dinamis, dan route group.
Kamu belum perlu middleware, parallel route, intercepting route, server action, authentication, database, caching strategy, atau deployment. Fokusnya tetap pada mapping folder dan file ke route yang dapat dipahami tim.
Bagian ini memengaruhi progres lesson.
Quiz
WajibUji Kompetensi App Directory and Routing
Jawab pertanyaan satu per satu. Kamu bisa ulang quiz jika belum mencapai target lulus.
Target lulus
70/100
Skor terbaik
0/100
Status
Belum dikerjakan
Blok ini wajib untuk menyelesaikan lesson. Progres quiz naik setelah skor mencapai target lulus.
Pertanyaan 1 dari 5
Target lulus: 70
Apa peran utama app/page.tsx pada App Router?
Coding practice
WajibDibuka di workspace khususBuild learning route tree checkpoint
Susun route map kecil untuk marketing, dashboard shell, course detail dinamis, dan route groups tanpa membuat URL yang keliru.
Tujuan awal: Fokus di tab TSX.
Practice ini dibuka di workspace khusus. Buka practice untuk memakai editor, preview, dan cek otomatis.
Tombol selesai aktif setelah semua validasi wajib lolos.
Writing practice
WajibLatihan menulis
Tulis route architecture note singkat untuk feature learning app dengan format berikut: - Route yang perlu tersedia: - Folder dan file page.tsx yang membuat setiap route dapat diakses: - Layout yang dibagikan dan area yang dibungkusnya: - Dynamic segment yang dipakai serta nilai params-nya: - Route group yang dipakai atau alasan tidak memakainya: - Satu risiko path conflict atau file placement yang perlu dihindari: Tulis sebagai catatan implementasi untuk engineer lain, bukan daftar istilah.
Tulis draft dulu sebelum menandai writing practice selesai.
0/520 karakter
Checklist panduan
Checklist ini hanya panduan. Kamu tidak harus mencentang semuanya.
Documentation Bridge
WajibBaca file conventions dari docs Next.js
Gunakan docs resmi ini untuk memeriksa route tree sebelum membuatnya di Local Next.js App. Fokus pada nama file, folder segment, dan URL yang dihasilkan.
Next.js
App Router
Fokus baca
- peran App Router
- hubungan project structure dan routing
- bagian dasar yang perlu dipelajari berikutnya
Abaikan dulu
- Server Functions
- advanced navigation optimization
Next.js
Layouts and Pages
Fokus baca
- page.tsx sebagai page route
- layout.tsx dan children
- nested folders untuk nested route
Abaikan dulu
- Link optimization details
Next.js
Dynamic Route Segments
Fokus baca
- folder [slug]
- params pada page
- satu template untuk URL detail berbeda
Abaikan dulu
- catch-all segments
- generateStaticParams
Next.js
Route Groups
Fokus baca
- folder dalam tanda kurung
- organization tanpa URL segment
- path conflict antar group
Abaikan dulu
- multiple root layouts
Aksi setelah membaca
Di Local Next.js App, buat satu route tree kecil dengan home page, dashboard layout, dashboard settings page, dan course detail [slug]. Sebelum menjalankan app, tulis prediksi URL setiap page lalu bandingkan dengan route yang benar di browser.
Bagian ini memengaruhi progres lesson.
Ringkasan
Wajib- app directory memakai folder dan file khusus untuk membentuk App Router route.
- page.tsx membuat UI route; layout.tsx membungkus page dan child route pada segmentnya.
- Nested folder, [slug], dan route group masing-masing memiliki dampak URL yang berbeda.
- Route tree yang jelas memudahkan feature tumbuh tanpa kehilangan batas file dan URL.
- Berikutnya, Server Components and Client Components akan menjelaskan batas rendering dan interactivity di dalam route tersebut.
Bagian ini memengaruhi progres lesson.
Langkah berikutnya
Selesaikan bagian wajib checkpoint ini
Lanjutkan blok wajib berikutnya: Checkpoint: baca struktur dulu, baru menulis feature.